Polisi Ungkap Pelaku Penipuan Umrah di Bogor

BOGOR,PELUANGUSAHATERBARU OLEH SETIAWAN ICHLAS – Polisi Ungkap Pelaku Penipuan Umrah di Bogor, pelaku penipuan dan penggelapan umrah di Bogor, Chiesya Virginia (38), menurut keterangan, pelaku beraksi hanya seorang diri. Pelaku bahkan tidak memiliki kantor atau biro perjalanan atau travel tertentu. Kompol Rizka Fadhila selaku Kasat Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota mengatakan bahwa pelaku menyebarkan informasi umrah murah dari mulut ke mulut. Terutama dari aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Dia perorangan saja tidak ada afiliasi dengan agen atau biro umrah tertentu. Jadi kalau dia mau memberangkatkan umrah tetap melalui travel dengan harga normal,” kata Rizka, Kamis, (2 Februari 2023).

Rizka menegaskan, pihak travel yang digunakan pelaku tidak ada sangkut pautnya dengan penipuan tersebut.

Sebab, menurutnya, semua korban atau calon jamaah umrah yang ingin berangkat hanya berhubungan dengan pelaku. Sedangkan, kuota jamaah diatur oleh pihak travel.

“Iya (awalnya tersebar hanya dari teman dekat). Makanya itu juga kan ada istilah ‘Chiesya Family’ itu adalah lingkup kawan terdekat,” kata Rizka.

Lebih lanjut Rizka menjelaskan, permasalahan dalam kasus ini adalah rendahnya tarif umrah yang ditawarkan pelaku kepada korban. Di lain sisi, pelaku harus membayar travel dengan harga normal. Dimana, pelaku menarik tarif sebesar Rp 5 hingga Rp 12,5 juta, sedangkan harga normal perjalanan umrah adalah sekitar Rp 20 juta per orangnya.

Pelaku kemudian melakukan perputaran uang agar calon jamaah umrah yang mendaftar lebih awal bisa pergi dengan uang calon jamaah yang mendaftar belakangan.

“Kekurangan itulah yang oleh pelaku diatur untuk jadi pemohon berikutnya. Iya (karena murah jadi banyak tergiur),” ujarnya.

Pelaku Berjalan Secara Pribadi

Saat ini, polisi masih mendalami apakah ada pihak lain yang juga terlibat dalam penipuan dan penggelapan keberangkatan umrah ini. Di saat yang sama, Rizka menegaskan hingga saat ini, pelaku bukanlah pemilik perusahaan dan bertindak secara pribadi.

“Sementara kita masih dalami. Tidak ada perusahaan apapun, ini hanya personal saja,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Kota dan Kabupaten Bogor menjadi korban penipuan dan penggelapan untuk berangkat umrah. Chiesya Virginia menipu ratusan korban dengan iming-iming umrah dengan harga miring.

Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso selaku Kapolresta Bogor Kota mengungkapkan, tercatat ada 106 jamaah umrah yang belum berangkat ke Arab Saudi.

Polisi Ungkap Pelaku Penipuan Umrah di Bogor “Walaupun janjinya sudah deadline di tahun 2022, tapi tidak berangkat juga. Total kerugian sebesar Rp 1.881.440.000,” ujar Bismo.

Baca lebih banyak artikel penulis setiawan ichlas

Related posts

Strategi Pemasaran Efektif untuk Meningkatkan Omzet Usaha Anda

Tips Sukses Menjalankan Usaha Kuliner dengan Konsep Unik

Peluang Usaha di Bidang Pendidikan yang Menjanjikan di Masa Depan